<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Climate Risk Archives - Sustainability Proxsis Group</title>
	<atom:link href="https://sustainability.proxsisgroup.com/tag/climate-risk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sustainability.proxsisgroup.com/tag/climate-risk/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Oct 2026 03:06:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://sustainability.proxsisgroup.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-Salinan-dari-Desain-Tanpa-Judul-1-32x32.png</url>
	<title>Climate Risk Archives - Sustainability Proxsis Group</title>
	<link>https://sustainability.proxsisgroup.com/tag/climate-risk/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>7 Buku Panduan CRMS Perbankan 2026 OJK dan Fungsi Masing-Masing</title>
		<link>https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-2026-7-buku-panduan/</link>
					<comments>https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-2026-7-buku-panduan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[hisyam]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2026 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Climate Risk & Net Zero]]></category>
		<category><![CDATA[Climate Risk]]></category>
		<category><![CDATA[CRMS 2026]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sustainability.proxsisgroup.com/?p=2145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Peta tujuh buku CRMS Perbankan 2026 OJK: fungsi, input, output, dependensi, dan pengguna internal untuk implementasi risiko iklim bank.</p>
<p>The post <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-2026-7-buku-panduan/">7 Buku Panduan CRMS Perbankan 2026 OJK dan Fungsi Masing-Masing</a> appeared first on <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com">Sustainability Proxsis Group</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<article class="ps-article">
<figure class="ps-featured-media">
  <img fetchpriority="high" src="https://sustainability.proxsisgroup.com/wp-content/uploads/2026/10/cp-037-7-buku-crms.webp" alt="Ilustrasi tujuh buku CRMS 2026 yang terhubung ke sistem keputusan risiko bank" width="1200" height="630" loading="eager" decoding="async" fetchpriority="high"><br />
</figure>
<p class="ps-dek"><strong>Panduan CRMS Perbankan 2026</strong> terdiri atas tujuh buku yang saling terintegrasi. Buku-buku tersebut bukan tujuh proyek terpisah: Buku 1 menetapkan kerangka, Buku 2 menjelaskan metodologi, Buku 3–5 menyediakan metode dan data pendukung, Buku 6 menampung kertas kerja pelaporan, dan Buku 7 menawarkan Pendekatan Standar bagi bank yang memerlukannya.</p>
<p class="ps-article-meta"><strong>Ditulis oleh: hisyam</strong> · Ditinjau 12 Oktober 2026 oleh AI SME — Climate Risk / Banking · Waktu baca: sekitar 12 menit</p>
<section class="ps-summary" aria-labelledby="ringkasan-eksekutif">
<h2 id="ringkasan-eksekutif">Ringkasan Eksekutif</h2>
<p>OJK mempublikasikan CRMS Perbankan 2026 pada 6 Oktober 2026 sebagai penyempurnaan paket 2024. Tujuh judul resminya adalah Buku 1 Panduan Umum, Buku 2 Panduan Teknis, Buku 3 Metode Perhitungan Emisi, Buku 4 Data Makroekonomi, Buku 5 Data Risiko Fisik, Buku 6 Kertas Kerja, dan Buku 7 Pendekatan Standar CRMS Perbankan 2026.</p>
<p>Artikel ini memetakan fungsi, input, output, dependensi, dan pengguna internal yang relevan. Pemetaan pengguna adalah rekomendasi praktis/editorial untuk membantu koordinasi lintas fungsi—bukan struktur organisasi yang diwajibkan OJK. Bank tetap perlu membaca dokumen asli dan menyesuaikan implementasi dengan profil risiko, portofolio, data, model, dan ketentuan yang berlaku.</p>
</section>
<nav class="ps-toc" aria-label="Daftar isi">
    <strong>Daftar isi</strong></p>
<ol>
<li><a href="#cara-membaca">Cara membaca tujuh buku</a></li>
<li><a href="#peta-tujuh-buku">Peta fungsi tujuh buku</a></li>
<li><a href="#detail-buku">Fungsi masing-masing buku</a></li>
<li><a href="#alur-implementasi">Alur implementasi lintas fungsi</a></li>
<li><a href="#kesalahan">Kesalahan interpretasi</a></li>
</ol>
</nav>
<h2 id="cara-membaca">Cara Membaca Tujuh Buku CRMS 2026</h2>
<p>Cara paling aman adalah memandang ketujuh buku sebagai arsitektur informasi. Buku 1 memberi konteks tentang tata kelola dan manajemen risiko. Buku 2 menerjemahkannya menjadi pendekatan teknis untuk CRSA. Buku 3, 4, dan 5 menyediakan metodologi atau data yang dibutuhkan analisis. Buku 6 menjadi sarana dokumentasi dan pelaporan, sedangkan Buku 7 memberi alternatif metodologi terstandardisasi.</p>
<p>Urutan tersebut tidak berarti pekerjaan selalu berjalan linear. Saat pilot dilakukan, gap pada Buku 6 dapat mengharuskan tim kembali ke definisi data Buku 3 atau asumsi Buku 4. Temuan risiko fisik Buku 5 juga dapat mengubah scoping portofolio pada Buku 2. Karena itu, ownership per buku tetap membutuhkan integrasi Risk, Finance, Credit, Sustainability, Data, Model Validation, dan Regulatory Reporting.</p>
<h2 id="peta-tujuh-buku">Peta Fungsi Tujuh Buku CRMS Perbankan 2026</h2>
<div class="ps-table-wrap" role="region" aria-label="Peta tujuh buku CRMS 2026" tabindex="0">
<table>
<thead>
<tr>
<th scope="col">Buku</th>
<th scope="col">Fungsi utama</th>
<th scope="col">Input penting</th>
<th scope="col">Output praktis</th>
<th scope="col">Pengguna relevan*</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<th scope="row">1. Panduan Umum</th>
<td>Kerangka governance, strategi, risiko, analisis, pengungkapan, dan implementasi.</td>
<td>Profil bank, governance, strategi, risk framework.</td>
<td>Mandat, prinsip, dan peta implementasi.</td>
<td>Direksi, Komisaris, Risk, Strategy, Sustainability, Compliance.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">2. Panduan Teknis</th>
<td>Metodologi CRSA dan transmisi risiko iklim ke risiko keuangan.</td>
<td>Portofolio, skenario, data kredit/pasar/likuiditas, asumsi model.</td>
<td>Hasil analisis dan metrik risiko yang terdokumentasi.</td>
<td>Risk modelling, Credit, Market Risk, ALM, Finance, Validation.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">3. Metode Perhitungan Emisi</th>
<td>Metodologi emisi GRK debitur dan input biaya karbon.</td>
<td>Aktivitas debitur, faktor emisi, klasifikasi sektor, kualitas data.</td>
<td>Estimasi emisi dan asumsi yang dapat ditelusuri.</td>
<td>Sustainability Data, Credit Data, Portfolio Analytics, Risk Modelling.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">4. Data Makroekonomi</th>
<td>Jalur skenario dan variabel makro untuk CRSA.</td>
<td>Skenario iklim dan asumsi makro yang dikendalikan versinya.</td>
<td>Input skenario yang konsisten untuk analisis.</td>
<td>Economist, Stress Testing, Risk Modelling, Finance, ALM.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">5. Data Risiko Fisik</th>
<td>Data dan parameter risiko fisik untuk analisis eksposur geografis.</td>
<td>Lokasi debitur/aset, hazard, eksposur, kerentanan, kualitas geodata.</td>
<td>Peta eksposur dan input analisis risiko fisik.</td>
<td>GIS/Physical Risk, Credit, Collateral, Operational Resilience.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">6. Kertas Kerja</th>
<td>Kuesioner kualitatif dan template dokumentasi/pelaporan hasil.</td>
<td>Hasil CRSA, metodologi, asumsi, keterbatasan, approval.</td>
<td>Evidence pack dan kertas kerja pelaporan.</td>
<td>Regulatory Reporting, Risk, Finance, Compliance, Governance.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">7. Pendekatan Standar</th>
<td>Alternatif metodologi terstandardisasi bagi bank yang belum memiliki model internal.</td>
<td>Data minimum, parameter standar, portofolio, dan asumsi yang disyaratkan.</td>
<td>Metrik yang dapat dipakai untuk kebutuhan Buku 6 secara proporsional.</td>
<td>Risk Analytics, Credit, Finance/Capital, Reporting, Model Governance.</td>
</tr>
</tbody>
</table></div>
<p><small>*Pemetaan pengguna merupakan rekomendasi editorial, bukan penetapan struktur organisasi oleh OJK.</small></p>
<h2 id="detail-buku">Fungsi Masing-Masing Buku</h2>
<h3>Buku 1 — Panduan Umum CRMS Perbankan 2026</h3>
<p>Buku 1 membangun kerangka strategis dan prudensial. Isinya membantu bank menempatkan risiko iklim dalam tata kelola, strategi bisnis dan kerangka manajemen risiko, desain analisis, pengungkapan, serta rencana implementasi. Output yang sehat bukan hanya policy document, melainkan kejelasan mandat, eskalasi, risk ownership, dan hubungan hasil analisis dengan keputusan.</p>
<h3>Buku 2 — Panduan Teknis CRMS Perbankan 2026</h3>
<p>Buku 2 menjadi jembatan dari kerangka ke analisis. Di sinilah risiko fisik dan transisi ditransmisikan ke risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, atau permodalan. Buku ini juga membahas scoping, horizon, skenario, metodologi, serta metrik yang perlu dipahami tim model dan fungsi bisnis. Pendekatan teknis tidak boleh digunakan secara mekanis tanpa menilai relevansinya terhadap karakteristik bank.</p>
<h3>Buku 3 — Metode Perhitungan Emisi CRMS Perbankan 2026</h3>
<p>Buku 3 mendukung estimasi emisi GRK debitur dan input terkait biaya karbon dalam analisis. Tim perlu mengendalikan boundary, sumber data, faktor emisi, proxy, klasifikasi sektor, serta ketidakpastian. Emisi debitur tidak boleh otomatis disamakan dengan emisi operasional bank atau seluruh financed emissions tanpa definisi dan tujuan kalkulasi yang jelas. Untuk menilai fondasi datanya, gunakan <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/carbon-data-readiness-assessment/">Carbon Data Readiness Assessment</a> sebagai diagnosis internal, bukan sebagai pengganti metodologi OJK.</p>
<h3>Buku 4 — Data Makroekonomi CRMS Perbankan 2026</h3>
<p>Buku 4 menyediakan jalur variabel makroekonomi dan skenario untuk mendukung CRSA, terutama analisis risiko transisi. Tiga skenario jangka panjang yang disebut adalah <em>Net Zero 2050</em>, <em>Delayed Transition</em>, dan <em>Current Policies</em>. Data tersebut bersifat hipotetis dan living document, bukan prakiraan resmi ekonomi Indonesia. Jalur <em>Reference</em> adalah pembanding dan bukan skenario iklim.</p>
<h3>Buku 5 — Data Risiko Fisik CRMS Perbankan 2026</h3>
<p>Buku 5 memperkuat analisis eksposur risiko fisik dengan data geografis pada tingkat yang lebih rinci. Bank perlu menghubungkan lokasi dengan debitur, agunan, fasilitas, atau operasi yang relevan. Peta bahaya saja tidak menghasilkan angka kerugian akhir: eksposur, kerentanan, kualitas koordinat, nilai aset, dan metodologi tetap menentukan interpretasi.</p>
<h3>Buku 6 — Kertas Kerja CRMS Perbankan 2026</h3>
<p>Buku 6 menampung kuesioner kualitatif dan template pelaporan hasil CRSA, termasuk metodologi, asumsi, keterbatasan, serta hasil yang relevan. Pengisian template bukan sertifikat kesiapan. Angka dan narasi tetap memerlukan rekonsiliasi, approval internal, dokumentasi model, dan audit trail. Deadline atau cakupan pelaporan juga harus mengikuti instruksi resmi yang berlaku untuk bank dan periodenya.</p>
<h3>Buku 7 — Pendekatan Standar CRMS Perbankan 2026</h3>
<p>Buku 7 menyediakan <em>Standardized Approach</em> sebagai alternatif bagi bank yang belum memiliki model internal untuk menghitung metrik yang diperlukan. Ini bukan kewajiban universal dan bukan pengganti otomatis model internal. Bank dengan metodologi internal yang lebih maju tetap dapat menggunakannya sepanjang sesuai dengan profil risiko, terdokumentasi, dapat dipertanggungjawabkan, dan diungkapkan dengan tepat dalam kertas kerja.</p>
<aside class="ps-insight" aria-labelledby="makna-tujuh-buku">
<h3 id="makna-tujuh-buku">Apa Artinya bagi Tim Implementasi?</h3>
<p>Jangan membagi satu buku kepada satu departemen lalu menggabungkan hasilnya di akhir. Bentuk satu architecture owner untuk definisi, data lineage, model version, hasil, dan evidence. Dengan demikian, perubahan asumsi di Buku 4 dapat ditelusuri sampai dampaknya pada Buku 2 dan pelaporannya di Buku 6.</p>
</aside>
<h2 id="alur-implementasi">Alur Implementasi Lintas Fungsi</h2>
<ol>
<li><strong>Mulai dari Buku 1:</strong> tetapkan governance, risk ownership, dan ruang lingkup keputusan.</li>
<li><strong>Rancang pilot melalui Buku 2:</strong> pilih portofolio material, horizon, dan jalur transmisi yang akan diuji.</li>
<li><strong>Siapkan input Buku 3–5:</strong> petakan data emisi, makro, skenario, lokasi, hazard, dan kualitas data.</li>
<li><strong>Pilih metodologi secara proporsional:</strong> gunakan model internal yang memadai atau nilai Pendekatan Standar Buku 7 bila relevan.</li>
<li><strong>Dokumentasikan dalam Buku 6:</strong> rekonsiliasi hasil, asumsi, limitations, approval, dan action plan.</li>
<li><strong>Integrasikan ke keputusan:</strong> hubungkan temuan dengan risk appetite, portfolio review, strategi, dan disclosure yang relevan.</li>
</ol>
<p>Untuk konteks manajemen risiko yang lebih luas, lihat layanan <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/esg-risk-opportunity-management/">ESG Risk &amp; Opportunity Management</a>. Hubungan dengan <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/pspk-2/">panduan PSPK 2</a> perlu dirancang sebagai aliran evidence, bukan asumsi bahwa satu template CRMS otomatis memenuhi seluruh kebutuhan climate disclosure.</p>
<h2 id="kesalahan">Kesalahan Interpretasi yang Perlu Dihindari</h2>
<ul>
<li>Menganggap tujuh buku sebagai tujuh kewajiban terpisah tanpa integrasi data dan keputusan.</li>
<li>Menyatakan Buku 3 hanya menghitung emisi operasional bank.</li>
<li>Menyebut data Buku 4 sebagai prediksi ekonomi atau hasil aktual bank.</li>
<li>Menganggap peta Buku 5 cukup untuk menghitung kerugian tanpa exposure dan vulnerability.</li>
<li>Menganggap Buku 6 sebagai bukti otomatis kepatuhan.</li>
<li>Menyatakan Buku 7 wajib untuk semua bank.</li>
</ul>
<aside class="ps-cta" aria-labelledby="cta-panduan-crms">
<h2 id="cta-panduan-crms">Petakan Tujuh Buku ke Operating Model Bank</h2>
<p>Gunakan dokumen asli OJK sebagai rujukan utama. Proxsis Sustainability dapat membantu memfasilitasi pemetaan lintas fungsi dan baseline gap internal; layanan ini bukan panduan resmi OJK, sertifikasi, opini hukum, atau jaminan kepatuhan.</p>
<p>    <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/esg-risk-opportunity-management/">Diskusikan Pemetaan Risiko Iklim</a><br />
  </aside>
<section class="ps-related" aria-labelledby="terkait-panduan-crms">
<h2 id="terkait-panduan-crms">Insight Terkait</h2>
<ul>
<li><a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-perbankan-2026/">Baca panduan CRMS Perbankan 2026</a></li>
<li><a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/carbon-management/">Bangun fondasi Carbon Management Indonesia</a></li>
<li><a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/insight/">Jelajahi Sustainability Insight Hub</a></li>
</ul>
</section>
<section class="ps-sources" aria-labelledby="sumber-panduan-crms">
<h2 id="sumber-panduan-crms">Sumber Rujukan</h2>
<ul>
<li><a href="https://ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Pages/Panduan-Climate-Risk-Management-and-Scenario-Analysis-Perbankan-CRMS-2026.aspx" rel="nofollow noopener">OJK — Panduan CRMS Perbankan 2026</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%201%20Panduan%20Umum%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 1 Panduan Umum</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%202%20Panduan%20Teknis%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 2 Panduan Teknis</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%203%20Metode%20Perhitungan%20Emisi%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 3 Metode Perhitungan Emisi</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%204%20Data%20Makroekonomi%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 4 Data Makroekonomi</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%205%20Data%20Risiko%20Fisik%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 5 Data Risiko Fisik</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%206%20Kertas%20Kerja%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 6 Kertas Kerja</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%207%20Pendekatan%20Standar%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 7 Pendekatan Standar</a></li>
</ul>
</section>
</article>
<p>The post <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-2026-7-buku-panduan/">7 Buku Panduan CRMS Perbankan 2026 OJK dan Fungsi Masing-Masing</a> appeared first on <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com">Sustainability Proxsis Group</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-2026-7-buku-panduan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CRMS Perbankan 2026 OJK: Apa yang Berubah dan Apa yang Harus Dipersiapkan Bank?</title>
		<link>https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-perbankan-2026/</link>
					<comments>https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-perbankan-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[hisyam]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2026 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Climate Risk & Net Zero]]></category>
		<category><![CDATA[Climate Risk]]></category>
		<category><![CDATA[CRMS 2026]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sustainability.proxsisgroup.com/?p=2143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Panduan CRMS Perbankan 2026: perubahan utama dari 2024, tujuh buku OJK, serta workstream data, risiko, governance, dan pelaporan bank.</p>
<p>The post <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-perbankan-2026/">CRMS Perbankan 2026 OJK: Apa yang Berubah dan Apa yang Harus Dipersiapkan Bank?</a> appeared first on <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com">Sustainability Proxsis Group</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<article class="ps-article">
<figure class="ps-featured-media">
  <img fetchpriority="high" src="https://sustainability.proxsisgroup.com/wp-content/uploads/2026/10/cp-036-crms-2026.webp" alt="Ilustrasi sistem manajemen risiko iklim dan kesiapan bank untuk CRMS 2026" width="1200" height="630" loading="eager" decoding="async" fetchpriority="high"><br />
</figure>
<p class="ps-dek"><strong>CRMS Perbankan 2026</strong> adalah penyempurnaan panduan Climate Risk Management and Scenario Analysis OJK yang membantu bank mengintegrasikan risiko iklim ke tata kelola, strategi bisnis, manajemen risiko, pengukuran dan target, serta pengungkapan. Berdasarkan dokumen OJK yang dipublikasikan 6 Oktober 2026, paket ini terdiri atas tujuh buku yang saling terintegrasi dan perlu diterjemahkan menjadi workstream lintas fungsi, bukan sekadar proyek pelaporan.</p>
<p class="ps-article-meta"><strong>Ditulis oleh: hisyam</strong> · Ditinjau 12 Oktober 2026 oleh AI SME — Climate Risk / Banking · Waktu baca: sekitar 11 menit</p>
<section class="ps-summary" aria-labelledby="ringkasan-eksekutif">
<h2 id="ringkasan-eksekutif">Ringkasan Eksekutif</h2>
<p>CRMS 2026 mempertahankan prinsip dasar kerangka 2024, tetapi memperkuat operasionalisasi, data, metodologi, dan konsistensi implementasinya. Perubahan yang secara eksplisit disampaikan OJK mencakup penyempurnaan metodologi perhitungan emisi pada Buku 3, pengkinian asumsi makroekonomi dan skenario iklim pada Buku 4, perluasan cakupan risiko fisik pada Buku 5, serta penambahan Buku 7 Pendekatan Standar.</p>
<p>Bagi bank, implikasinya bukan hanya mengunduh template baru. Tim perlu menetapkan governance, menentukan ruang lingkup portofolio, menyiapkan data debitur dan lokasi, mendokumentasikan metodologi, menjalankan validasi, serta menghubungkan hasil analisis dengan keputusan risiko dan bisnis. CRMS 2026 adalah panduan dan living document; artikel ini bukan opini hukum atau bukti bahwa suatu bank telah memenuhi seluruh ketentuan OJK.</p>
</section>
<nav class="ps-toc" aria-label="Daftar isi">
    <strong>Daftar isi</strong></p>
<ol>
<li><a href="#apa-itu-crms">Apa itu CRMS Perbankan 2026?</a></li>
<li><a href="#perubahan-2024-2026">Apa yang berubah dari 2024?</a></li>
<li><a href="#risiko-dan-skenario">Risiko fisik, transisi, dan analisis skenario</a></li>
<li><a href="#workstream">Enam workstream kesiapan bank</a></li>
<li><a href="#roadmap">Roadmap 30/60/90 hari</a></li>
</ol>
</nav>
<h2 id="apa-itu-crms">Apa Itu CRMS Perbankan 2026?</h2>
<p>Climate Risk Management and Scenario Analysis atau CRMS adalah kerangka OJK untuk membantu perbankan mengelola risiko perubahan iklim dan menilai ketahanan model bisnis melalui analisis skenario. Kerangka tersebut menempatkan risiko iklim di dalam tata kelola, strategi, proses manajemen risiko, pengukuran dan target, serta pengungkapan bank.</p>
<p>CRMS perlu dibedakan dari CRSA. <strong>CRMS</strong> adalah kerangka manajemen risiko iklim dan analisis skenario secara keseluruhan, sedangkan <strong>Climate Risk Scenario Analysis (CRSA)</strong> adalah pelaksanaan analisis skenario di dalam kerangka itu. Keduanya juga tidak identik dengan pengungkapan keberlanjutan. Hasil CRSA dapat menjadi input penting untuk keputusan risiko dan disclosure, tetapi masing-masing proses memiliki tujuan, kontrol, dan pengguna yang berbeda.</p>
<p>CRMS 2026 bukan peraturan baru yang berdiri sendiri. Ia merupakan panduan yang mendukung penguatan pengelolaan risiko iklim perbankan. Bila bank menilai kewajiban hukumnya, tim tetap perlu membaca ketentuan yang berlaku—termasuk konteks tata kelola Bank Umum—serta arahan OJK untuk populasi dan periode pelaporan yang relevan.</p>
<h2 id="perubahan-2024-2026">Apa yang Berubah dari CRMS 2024 ke CRMS 2026?</h2>
<p>Versi 2024 terdiri atas enam buku. Versi 2026 berkembang menjadi tujuh buku yang tetap dibaca sebagai satu sistem. OJK menyebut empat pengkinian utama berikut.</p>
<div class="ps-table-wrap" role="region" aria-label="Perubahan utama CRMS 2026" tabindex="0">
<table>
<thead>
<tr>
<th scope="col">Area</th>
<th scope="col">Pengkinian 2026</th>
<th scope="col">Implikasi kesiapan</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<th scope="row">Buku 3 — Emisi</th>
<td>Metodologi perhitungan emisi diperbarui.</td>
<td>Definisi, boundary, sumber data debitur, faktor emisi, dan kontrol kalkulasi perlu terdokumentasi.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">Buku 4 — Makro dan skenario</th>
<td>Asumsi makroekonomi dan skenario iklim diperbarui.</td>
<td>Tim perlu mengendalikan versi asumsi dan menjelaskan keterbatasan data hipotetis.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">Buku 5 — Risiko fisik</th>
<td>Cakupan analisis risiko fisik diperkuat dan diperluas.</td>
<td>Data lokasi eksposur harus dapat dihubungkan dengan debitur, agunan, operasi, dan portofolio.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">Buku 7 — Pendekatan Standar</th>
<td>Ditambahkan alternatif metodologi terstandardisasi.</td>
<td>Bank tanpa model internal dapat memakai baseline yang lebih terstruktur; ini bukan kewajiban universal atau pengganti otomatis model internal.</td>
</tr>
</tbody>
</table></div>
<p>Buku 2 juga memperkuat aspek teknis, termasuk pembaruan skenario, identifikasi sektor atau portofolio prioritas, asumsi makroekonomi, metodologi risiko kredit, dan template yang lebih terstandardisasi. Namun, formula dan pendekatan tetap perlu disesuaikan dengan karakteristik portofolio, kualitas data, profil risiko, dan tata kelola model setiap bank.</p>
<h2 id="risiko-dan-skenario">Risiko Fisik, Risiko Transisi, dan Analisis Skenario</h2>
<p><strong>Risiko fisik</strong> timbul dari dampak perubahan iklim yang akut atau kronis, seperti kejadian cuaca ekstrem dan perubahan kondisi lingkungan jangka panjang. Dampaknya dapat menjalar melalui kerusakan aset, gangguan operasi, penurunan kemampuan membayar debitur, perubahan nilai agunan, atau konsentrasi geografis portofolio.</p>
<p><strong>Risiko transisi</strong> muncul dari perubahan kebijakan, teknologi, pasar, dan perilaku saat ekonomi bergerak menuju model rendah karbon. Jalur transmisinya dapat mencakup kenaikan biaya, penurunan daya saing, perubahan permintaan, stranded assets, atau tekanan terhadap arus kas debitur. Kedua kelompok risiko tersebut kemudian perlu diterjemahkan ke risiko perbankan yang sudah dikenal, seperti kredit, pasar, likuiditas, operasional, dan permodalan.</p>
<p>Buku teknis CRMS 2026 memuat tiga skenario jangka panjang yang merujuk pada NGFS Phase V: <em>Net Zero 2050</em>, <em>Delayed Transition</em>, dan <em>Current Policies</em>. Skenario ini bersifat hipotetis untuk menguji ketahanan, bukan prakiraan resmi ekonomi Indonesia, prediksi kerugian aktual bank, atau target kebijakan pemerintah. Jalur <em>Reference</em> yang digunakan sebagai pembanding juga tidak boleh disebut sebagai skenario iklim keempat.</p>
<aside class="ps-insight" aria-labelledby="arti-bagi-bank">
<h3 id="arti-bagi-bank">Apa Artinya bagi Bank?</h3>
<p>Nilai CRMS tidak terletak pada satu angka stres, tetapi pada kemampuan bank menjelaskan rantai sebab-akibat dari asumsi iklim sampai keputusan. Model, data, expert judgement, keterbatasan, validasi, dan approval harus dapat ditelusuri sehingga hasilnya dapat digunakan secara proporsional dalam manajemen portofolio.</p>
</aside>
<h2 id="workstream">CRMS Readiness Workstream Map</h2>
<div class="ps-table-wrap" role="region" aria-label="Workstream kesiapan CRMS" tabindex="0">
<table>
<thead>
<tr>
<th scope="col">Workstream</th>
<th scope="col">Pertanyaan utama</th>
<th scope="col">Bukti awal</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<th scope="row">1. Governance</th>
<td>Siapa menetapkan mandat, mengawasi metodologi, dan menyetujui hasil?</td>
<td>Charter, RACI, agenda komite, escalation path, dan sign-off.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">2. Portfolio scoping</th>
<td>Eksposur, sektor, horizon, dan materialitas apa yang diprioritaskan?</td>
<td>Portfolio map, kriteria materialitas, konsentrasi, dan alasan cakupan.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">3. Data</th>
<td>Apakah data debitur, emisi, lokasi, agunan, dan keuangan dapat dihubungkan?</td>
<td>Data dictionary, lineage, quality rules, ownership, dan exception log.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">4. Methodology</th>
<td>Model, asumsi, skenario, dan expert judgement apa yang digunakan?</td>
<td>Methodology paper, versioning, limitations, dan dokumentasi model.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">5. Validation dan use</th>
<td>Bagaimana hasil diuji dan dipakai dalam risk appetite atau keputusan portofolio?</td>
<td>Validation record, sensitivity test, minutes, limit review, dan action log.</td>
</tr>
<tr>
<th scope="row">6. Reporting</th>
<td>Bisakah hasil dan keterbatasan direkonsiliasi ke Buku 6 dan approval internal?</td>
<td>Kertas kerja, reconciliation, evidence pack, approval, dan audit trail.</td>
</tr>
</tbody>
</table></div>
<p>Untuk gap data karbon, bank dapat memakai <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/carbon-data-readiness-assessment/">Carbon Data Readiness Assessment</a> sebagai diagnosis awal. Asesmen tersebut bukan alat resmi OJK dan tidak menggantikan validasi metodologi CRMS. Keterhubungan dengan <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/pspk-2/">panduan PSPK 2</a> juga perlu dibangun secara hati-hati: evidence risiko iklim dapat mendukung disclosure, tetapi tidak otomatis memenuhi seluruh persyaratan pelaporan.</p>
<h2 id="roadmap">Roadmap Persiapan 30/60/90 Hari</h2>
<p>Roadmap 30/60/90 hari berikut adalah ilustrasi urutan kerja internal untuk membangun baseline kesiapan. Ini bukan tenggat implementasi atau pelaporan yang ditetapkan OJK; jadwal aktual perlu disesuaikan dengan instruksi resmi yang berlaku, kompleksitas portofolio, kesiapan data, dan tata kelola masing-masing bank.</p>
<h3>Hari 1–30: tetapkan baseline dan keputusan ruang lingkup</h3>
<p>Bentuk sponsor dan working group lintas fungsi, inventarisasi model dan data yang sudah ada, serta petakan perbedaan antara praktik 2024 dan panduan 2026. Tetapkan portofolio prioritas dan daftar keputusan yang memerlukan arahan Direksi, Dewan Komisaris, atau komite terkait.</p>
<h3>Hari 31–60: lakukan pilot data dan metodologi</h3>
<p>Pilih satu atau dua segmen yang material untuk menelusuri data dari debitur dan lokasi hingga keluaran risiko. Dokumentasikan asumsi, jalankan sensitivity check, dan pisahkan gap data dari gap metodologi. Bila bank belum memiliki model internal yang sesuai, nilai relevansi Pendekatan Standar secara proporsional; jangan mengadopsinya sebagai kewajiban otomatis.</p>
<h3>Hari 61–90: dry run, validasi, dan integrasi keputusan</h3>
<p>Susun dry run kertas kerja, rekonsiliasi hasil dengan sumber data, dan minta fungsi independen menilai metodologi serta keterbatasannya. Uji bagaimana temuan akan memengaruhi risk appetite, pemantauan sektor, keputusan kredit, strategi, atau permodalan bila relevan. Tutup siklus dengan action register yang memiliki owner dan target.</p>
<h2>Kesalahan yang Perlu Dihindari</h2>
<ol>
<li>Menyebut CRMS 2026 sebagai peraturan baru tanpa membedakannya dari regulasi yang berlaku.</li>
<li>Menganggap pengisian template sama dengan bukti kesiapan atau kepatuhan.</li>
<li>Menggunakan skenario hipotetis sebagai prediksi kerugian aktual.</li>
<li>Menyatakan Buku 7 wajib bagi seluruh bank atau menggantikan semua model internal.</li>
<li>Menggabungkan emisi operasional bank, emisi debitur, dan financed emissions tanpa definisi boundary.</li>
</ol>
<aside class="ps-cta" aria-labelledby="cta-crms">
<h2 id="cta-crms">Bangun Baseline Kesiapan CRMS yang Dapat Ditelusuri</h2>
<p>Proxsis Sustainability dapat membantu memetakan governance, data, metodologi, dan evidence untuk program kesiapan internal. Review ini bersifat indikatif dan bukan instrumen resmi OJK, sertifikasi, opini hukum, atau jaminan kepatuhan.</p>
<p>    <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/esg-risk-opportunity-management/">Diskusikan ESG Risk &amp; Opportunity Management</a><br />
  </aside>
<section class="ps-related" aria-labelledby="terkait-crms">
<h2 id="terkait-crms">Insight dan Alat Terkait</h2>
<ul>
<li><a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/executive-sustainability-assessment/">Mulai Executive Sustainability Assessment</a></li>
<li><a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/carbon-management/">Pelajari Carbon Management Indonesia</a></li>
<li><a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/insight/">Jelajahi Sustainability Insight Hub</a></li>
</ul>
</section>
<section class="ps-sources" aria-labelledby="sumber-crms">
<h2 id="sumber-crms">Sumber Rujukan</h2>
<ul>
<li><a href="https://ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Pages/Panduan-Climate-Risk-Management-and-Scenario-Analysis-Perbankan-CRMS-2026.aspx" rel="nofollow noopener">OJK — Panduan CRMS Perbankan 2026, 6 Oktober 2026</a></li>
<li><a href="https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-Luncurkan-RP3I-2026-2030-Perkuat-Resiliensi-Dan-Peran-Perbankan-Sebagai-Penggerak-Ekonomi.aspx" rel="nofollow noopener">OJK — Siaran Pers RP3I 2026–2030 dan CRMS 2026, 2 Oktober 2026</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%201%20Panduan%20Umum%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 1 Panduan Umum CRMS Perbankan 2026</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%202%20Panduan%20Teknis%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 2 Panduan Teknis CRMS Perbankan 2026</a></li>
<li><a href="https://www.ojk.go.id/id/Publikasi/Roadmap-dan-Pedoman/Perbankan/Documents/Buku%204%20Data%20Makroekonomi%20CRMS%20Perbankan%202026.pdf" rel="nofollow noopener">OJK — Buku 4 Data Makroekonomi CRMS Perbankan 2026</a></li>
<li><a href="https://ojk.go.id/id/regulasi/Pages/Penerapan-Tata-Kelola-Bagi-Bank-Umum.aspx" rel="nofollow noopener">OJK — POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum</a></li>
</ul>
</section>
</article>
<p>The post <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-perbankan-2026/">CRMS Perbankan 2026 OJK: Apa yang Berubah dan Apa yang Harus Dipersiapkan Bank?</a> appeared first on <a href="https://sustainability.proxsisgroup.com">Sustainability Proxsis Group</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sustainability.proxsisgroup.com/crms-perbankan-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
